Halaman

Tampilkan postingan dengan label 05.INFO KEAMANAN LINGKUNGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 05.INFO KEAMANAN LINGKUNGAN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Agustus 2012

CEGAH BAHAYA KEBAKARAN

Beberapa waktu ini kebakaran merajalela di Ibukota Jakarta. Mungkin kita bisa mengambil pelajaran dari artikel di bawah ini.








4 Tips Mencegah Kebakaran versi PLN


Jakarta Kebakaran makin sering terjadi di Jakarta. PLN memberikan beberapa tips agar kebakaran akibat masalah kelistrikan tidak terjadi di perumahan di Jakarta.

Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto, Sabtu (25/8/2012), menyatakan ada 4 hal yang harus diperhatikan oleh warga agar tidak terjadi kebakaran di perumahan penduduk.

4 Masalah kelistrikan yang harus diperhatikan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Gunakanlah material standar untuk kabel listrik, stop kontak dan alat-alat listrik lainNya. Material standar ini ditandai dengan adanya logo Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Lembaga Masalah Kelistrikan (LMK).

"Warga bisanya tergoda harga miring dan tidak memperhatikan masalah material yang digunakan padahal sangat berbahaya," kata Bambang.

2. Jangan menumpuk-numpuk stop kontak di satu sumber listrik. Karena hal ini bisa membuat kabel listri kelebihan muatan dan menyebabkan kabel meleleh.

"Kalau ada kertas atau material lainnya saat kabel meleleh bisa terjadi kebakaran," katanya.

3. Instalasi listrik di rumah harus diperiksa. Untuk rumah baru diperiksa setelah 10 tahun sekali, sedangkan untuk rumah yang lebih tua diperiksa 5 tahun sekali.

"Ini untuk memastikan instalasi listrik masih bagus," katanya.

4. Jangan melakukan pencurian listrik baik dengan cara mencantol listrik ke jaringan atau dengan mengutak-atik meteran listrik. Hal ini sangat berbahaya dan bisa meningkatkan peluang kebakaran

(sumber : http://news.detik.com/read/2012/08/25/112306/1998686/10/4-tips-mencegah-kebakaran-versi-pln?9911012)





PLN: Tak Semua Kebakaran Disebabkan Korsleting


Jakarta Kebakaran makin sering melanda Jakarta. Salah satu penyebab kebakaran yang kerap jadi kambing hitam adalah korsleting listrik. PLN menyatakan tak semua kebakaran disebabkan korsleting.

"Paling mudah memang menyatakan korsleting listrik, padahal belum tentu itu penyebabnya. Tak Semua Kebakaran disebabkan korsleting," kata Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto kepada detikcom, Sabtu (25/8/2012).

Bambang mengatakan, PLN sendiri telah menyiapkan pengamanan untuk mencegah terjadinya korsleting listrik. Pengamanan itu berupa sikring yang dipasang di setiap rumah pelanggannya.

"Kita sudah siapkan sikring sebagai pengaman untuk mencegah korsleting listrik," katanya.

Meski demikian, Bambang mengatakan untuk mengetahui dengan pasti apakah korsleting listik benar-benar menjadi penyebab kebakaran bukanlah pekerjaan yang mudah. Hal ini disebabkan material yang akan diselidki ikut hangus dalam kebakaran itu.

"Tapi ini tidak mudah menyelidikinya karena materialnya juga ikut hangus dalam kebakaran," katanya.

Kemarin, Jumat (24/8) terjadi 5 kebakaran di Jakarta. Kebakaran-kebakaran itu antara lain terjadi di Senen, Bangka, Pondok Pinang, Tegal Alur dan Tambora. Sedangkan pagi ini kebakaran terjadi di kawasan Jatinegara Kaum.

(sumber : http://news.detik.com/read/2012/08/25/104521/1998667/10/pln-tak-semua-kebakaran-disebabkan-korsleting?9911012)

Jumat, 25 Februari 2011

FORUM PEDULI KEAMANAN DUKUH ZAMRUD


Sehubungan dengan telah dibentuknya FPKDZ (Forum Peduli Keamanan Dukuh Zamrud) dan dalam rangka berbagi informasi mengenai ketertiban dan keamanan di Dukuh Zamrud-Kota Legenda, diharapkan seluruh Warga Blok S berkenan untuk aktif mendaftarkan diri menjadi anggota milis Forum Keamanan Dukuh Zamrud, dengan cara mengirim email kosong ke : "forum-keamanan-dukuh-zamrud+subscribe@googlegroups.com" (untuk berbagi informasi terkait masalah ketertiban dan keamanan, baik berupa usulan, pendapat, ataupun pengalaman pribadi).

Dengan adanya informasi tersebut, diharapkan seluruh aparat (Polsek, Koramil, Kecamatan, Kelurahan dan RW) dapat segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan secara cepat, tepat dan efektif.

Apabila anda ingin sharing informasi lainnya di luar masalah keamanan, baik tentang kebersihan, kerusakan jalan, banjir, penerangan jalan (PJU) dan masalah sosial lainnya, bergabunglah menjadi anggota milis Forum Warga Dukuh Zamrud dengan mengirimkan email kosong ke : "forum-warga-dukuh-zamrud+subscribe@googlegroups.com".

Anda juga dapat berbagi informasi mengenai masalah ketertiban dan keamanan dengan memberikan komentar di Blog FPKDZ. Silahkan klik judul posting ini.

Rabu, 02 Juni 2010

MENGANTISIPASI KEBOCORAN TABUNG GAS


Ada seorang distributor/penjual gas elpiji yang secara tidak sengaja menemukan cara mudah mengantisipasi kebocoran tabung. Saat si Penjual bermaksud mencuci tabung-tabung kotor yang akan dijual, Ybs memasukkan dan merendam tabung-tabung tersebut dalam ember besar (kira-kira seperti tukang tambal ban merendam ban dalam yang akan ditambal).

Ternyata beberapa tabung mengeluarkan gelembung udara, yang menandakan adanya kebocoran gas (mungkin kerusakan cincin karet).

Mungkin cara praktis tersebut di atas dapat ditiru baik oleh penjual atau konsumen pada saat menjual/membeli tabung gas elpiji, khususnya kemasan 3 kg. Setidaknya mengurangi kemungkinan terjadinya ledakan tabung atau kebakaran.

(dari liputan berita SCTV)

TABUNG GAS KEDALUWARSA



Tabung LPG yang sudah kadaluwarsa tidaklah aman untuk digunakan dan bisa menyebabkan kecelakaan (meledak). Kita wajib berhati-hati saat menerima tabung LPG dari penjual manapun, dengan cara memeriksa masa kadaluwarsa dari tabung LPG.

Tanggal kadaluwarsa di tabung gas ditulis dalam Alfa Code sesuai nomornya sebagai A atau B atau C atau D dan diikuti dua digit angka.
Contohnya: D06
Abjad mewakili 1 kwartal :
A untuk kwartal I (Januari - Maret),
B untuk kwartal II (April - Juni),
C untuk kwartal III (Juli - September) dan
D untuk kwartal IV (Oktober - Desember).

Dua digit angka berikutnya merupakan tahun kadaluwarsa. Jadi "D06 berarti Desember 2006".

(diposting oleh Pak Taqyuddin untuk Milis Blok S).