Senin, 17 Januari 2011
Minggu, 16 Januari 2011
DONOR DARAH KE-VII (PART 2)

Alhamdulillah, kegiatan donor darah di Blok S pada tanggal 16 Januari 2011 berakhir dengan baik. Dari 35 orang yang mendaftarkan diri, 24 orang berhasil diambil darahnya. Sayang sekitar pk. 10.30 WIB turun hujan cukup deras sehingga menyurutkan niat para pendonor.
Terima kasih disampaikan kepada :
1. Ibu Herny Riani
2. Bp. Hanggoro
3. Bp. Torkis Hutasoit
4. Bp. Harsono T.
5. Bp. Hodlan P. Sitorus
6. Bp. Prasetyono
7. Ibu Lily Surjarini
8. Ibu Siti Rahmawati
9. Ibu Siti Rofiqoh
10. Bp. Filman
11. Bp. Agus Sugiyono
12. Ibu Elvina Maria
13. Bp. Harsono
14. Ibu Elin Linasari
15. Bp. Rosit Th.
16. Bp. Sartono
17. Bp. Dwi Suranto
18. Bp. Made Ngurah Pariatna
19. Bp. Tri Sugiharso
20. Bp. Franky Hendro
21. Bp. Edo Iskandar
22. Bp. Ibu Fairdayani
23. Bp. Amrizal Husein
24. Ibu Desi Setianingsih
25. Ibu Hartarti
26. Bp. Soeparjono
27. Bp. Surachmad
28. Bp. Aris Wahyudi
29. Bp. Tegoeh Suprijadi
30. Ibu Retno Winarni
31. Ibu Alfiah
32. Bp. Agung Septiana
33. Bp. Chandra GS.
34. Bp. Fauzan
35. Ibu Nurani Wulandari
Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Bapak/Ibu.
Terima kasih pula kepada Bp. Camat Mustika Jaya dan Bp. Lurah Padurenan yang berkenan mengirimkan utusan untuk memantau jalannya kegiatan ini. Demikian juga Pak Ichwan, Pak Cholil, Pak Suryono, Ibu RW, Ibu Afendi dan Ibu-ibu Panitia lainnya.
Untuk teman-teman yang karena satu dan lain hal belum dapat diambil darahnya, jangan putus asa. Insya Allah kita joint kembali pada tanggal 24 April 2011.
Label:
03.INFO KEGIATAN RW011,
27.DONOR DARAH
Minggu, 09 Januari 2011
DONOR DARAH KE-VII (PART 1)

Bagi Warga Kota Legenda - Dukuh Zamrud yang sudah terbiasa mendonorkan darahnya, atau yang ingin mendonorkan darahnya untuk pertama kalinya, kami mengajak untuk bergabung dalam kegiatan Donor Darah pada hari Minggu, 16 Januari 2011, pk. 08.30-12.00 WIB, bertempat di Gedung Serba Guna Blok S.
Sangat disarankan apabila Bapak/Ibu berkenan mengajak putra-putrinya yang telah berusia 17 tahun untuk menjadi "Pendonor Pemula" untuk melatih kepekaan sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Bagi para pendonor akan diberikan "Donor Darah Kit" berupa makanan kecil (mie, susu dan telur) serta obat penambah darah. Pun apabila tidak beruntung karena Petugas PMI menolak mengambil darah, kita bisa mengetahui apa penyebabnya (HB/tensi tinggi/rendah, darah kental dll).
Jadilah bagian dari solusi atas permasalahan bangsa ....
Label:
03.INFO KEGIATAN RW011,
27.DONOR DARAH
Minggu, 02 Januari 2011
SINGAPURA, BAHAN STUDI BANDING
Sebenarnya selain untuk liburan, Singapura cukup komplit untuk bahan studi banding bagi anggota DPR/DPRD dan Kepala Pemerintahan untuk bagaimana mengatur negara atau kota.
Luas Singapura kurang lebih 692,7 km2 (mungkin akan terus bertambah kalau pantai direklamasi terus). Jumlah penduduknya sekitar 5 juta jiwa (separuhnya pekerja asing).
Untuk perbandingan awal, cobalah menyeberang ke Singapura melalui Batam dan perbandingkan air laut di sekitar masing-masing dermaga. Masuklah ke dalam toiletnya dan bandingkan kebersihan dan kesediaan airnya.
Seandainya berjalan-jalan, bahkan ke pusat perkotaan, sangat sedikit dijumpai sampah bertebaran (sebenarnya masih ada sih, terutama sampah alam seperti daun yang jatuh dari pepohonan).
Cari orang ngebut? Kendaraan berjalan santai (sampai gemes naiknya), meski satu dua ada juga sepeda motor yang rada ngawur nyetirnya. Tapi untuk ukuran kita, di Singapura orang berjalan kaki dengan cepat. Suhu udara lumayan adem, mungkin karena dimana-dimana banyak hutan kota.
PEMBERITAHUAN YANG SARAT MAKNA
Saat bertugas ke beberapa Pengadilan Negeri, ada pemberitahuan menggelitik yang ditempelkan di dinding.



“Berhubunganlah dengan orang yang tepat”
Sebenarnya siapa “orang yang tepat” itu? Mengapa tidak dikatakan “Berhubunganlah hanya dengan bagian informasi”?
Apakah Pengadilan Negeri tidak memiliki unit informasi yang kuat?
Mungkin maksudnya baik, agar kita tidak terjebak berhubungan dengan mafia hukum/mafia perkara.
Semua warga Negara Indonesia mengharapkan lahirnya Pengadilan dan Hakim-hakim yang kuat, berintegritas, berwibawa dan jujur.
Jangan sampai orang menafsirkan : “Mau menang? Hubungilah .....?”
“Berhubunganlah dengan orang yang tepat”
Sebenarnya siapa “orang yang tepat” itu? Mengapa tidak dikatakan “Berhubunganlah hanya dengan bagian informasi”?
Apakah Pengadilan Negeri tidak memiliki unit informasi yang kuat?
Mungkin maksudnya baik, agar kita tidak terjebak berhubungan dengan mafia hukum/mafia perkara.
Semua warga Negara Indonesia mengharapkan lahirnya Pengadilan dan Hakim-hakim yang kuat, berintegritas, berwibawa dan jujur.
Jangan sampai orang menafsirkan : “Mau menang? Hubungilah .....?”
Langganan:
Postingan (Atom)
