Halaman

Senin, 18 Juli 2011

SURAT DARI IBU UNTUK ANAK PEREMPUAN


Wahai anakku, ibu benar-benar bersyukur karena engkau telah menemukan jodohmu yang ditentukan oleh Allah bagimu.
Kini engkau memang masih anakku, tapi suamimu lebih berhak atasmu daripada aku.

Jika suatu saat engkau menghadapi masalah dalam rumah tanggamu, janganlah engkau datang menemui ibu sebelum engkau menyelesaikannya baik-baik dengan suamimu.
Suamimu memang manusia biasa, dia bisa khilaf dan salah, maafkanlah kesalahannya jika ada, jangan mendendam,

Tetaplah patuh kepadanya selama dia tidak memerintahkan engkau ke jalan yang dilarang Allah.

Anakku, suamimu tentu tak sanggup memberimu tiket ke surga, tapi engkau sendiri akan memperoleh tiket ke surga dari hasil amalmu, perbuatanmu, sikapmu dan kepatuhanmu kepada suamimu.

Jadilah ma'mum yang baik, ikuti apa yang diarahkan sang imam.
Jika suamimu keliru, ucapkanlah "subhanallah" dan ingatkan dia akan kekeliruannya dengan lemah lembut.
Insya Allah, Sang Maha Pengasih akan tetap mengarahkan suamimu ke jalan yang benar.

Janganlah menghardik atau berkata kasar kepada suamimu. Jika engkau menghormati suamimu maka engkau akan kelihatan terhormat juga, karena suamimu adalah pakaianmu.

Anakku, bahagiakanlah suamimu, janganlah menolak jika suamimu berhasrat melakukan hubungan suami istri. Jika engkau tak berkenan karena ada sebab, sampaikanlah dengan mesra dan lemah lembut.

Anakku, aku adalah ibu yang melahirkanmu, tapi ketahuilah ibu dari suamimu adalah ibumu juga, dia adalah ibu yang membanggakanmu, karena engkau akan memberinya cucu.

Anakku, suatu saat aku sudah tidak ada, ibu mertuamu juga tidak ada, engkau berdualah yang mengarungi samudera kehidupan yang mungkin dihiasi dengan riak dan ombak, kadang kecil kadang besar. Lewatilah semua itu dengan tetap tawakkal kepada Allah SWT. Jangan gampang menyerah dan berputus asa.

Anakku, syukurilah selalu atas nafkah yang diberikan kepadamu oleh suamimu, jangan lihat besar dan kecilnya. Berdoalah kepadaNYA karena rezki manusia ditentukan olehNYA. Suamimu akan bersedih hati jika engkau tak bersyukur atas jerih payahnya. Jangan biarkan malaikat di langit ikut bersedih karena kesedihan suamimu.

Anakku, semoga engkau cepat dikarunia anak, penyejuk pandangan, penghibur di kala duka, pelengkap di kala suka. Sampaikan salam ibu pada suamimu, dia adalah anakku juga, yang kubanggakan.

(diposting oleh Pak Taqyuddin untuk Milis Lentera Hati)

SURAT DARI IBU UNTUK MENANTU LAKI-LAKI


Wahai menantuku,

Aku hanyalah seorang ibu yang berbicara atas nama diriku sendiri dengan melihat putriku sebagai istrimu dan engkau sebagai menantuku.
Jika engkau membaca pesan ini, semoga engkau melihat pula bayang wajah Ibu yang telah mengandung dan melahirkanmu, berdiri bersamaku tepat dihadapanmu.





Wahai menantuku,

Engkau imam dunia akhirat untuk putriku. bukankah engkau juga akan membawanya hingga ke baka dan memberinya satu tiket ke surga.

Wahai menantuku,

Jika ada kelemahan dari istrimu dan seribu lagi keburukan yang dilakukannya akibat kelemahan dan juga karena kekurangan darinya, itu menjadi tugasmu untuk mendidiknya sekarang dan bukan lagi menjadi tugasku.
Diajarkan kepadamu oleh Nabi bahwa seorang suami tak boleh membiarkan mata istrinya basah walau hanya serupa tetesan embun dini hari.
Bukankah engkau sebagai suaminya yang harus melindunginya dengan rasa tentram dan aman. maka berikanlah keteduhan bagi jiwanya?

Engkau suami yang dipilih Allah SWT untuk putriku, bersabarlah terhadap istrimu dan tetaplah bersikap lemah lembut padanya.
Bukankah engkau menikahinya atas nama Allah SWT, maka sayangi dan peliharalah istrimu dengan jalan Allah?

Wahai menantuku,

Sebagian besar penghuni neraka adalah perempuan dan itu disebabkan mereka durhaka terhadap suaminya, maka selamatkanlah istrimu dari dosa yang lebih besar.
Bukankah nantipun engkau akan ditanya tentang tanggung jawab bagaimana kau mengurus mereka dan menjaga jalan surga untuk bisa dilalui oleh yang harus kau bawa serta? Dan pertanyaan itu ditujukan padamu bukan padaku?

Wahai menantuku,

Engkau di ijinkan menghukum istrimu sewajarnya namun janganlah mengenai wajahnya dan jangan pula menyentuh tubuhnya hingga meninggalkan jejak luka.
Janganlah menghardiknya dengan kata-kata kasar dan umpatan yang merendahkan seolah engkau turut menistakan dirimu sendiri sebab ia itu pakaianmu.

Wahai menantuku, aku titipkan putriku padamu. Buatlah dia tersenyum menuju surga atas tiket darimu...

(kiriman teman via BB)

BUNG HATTA DAN SEPATU BALLY


Pada tahun 1950-an, Bally adalah sebuah merek sepatu yang bermutu tinggi dan tidak murah. Bung Hatta, Wakil Presiden pertama RI, berminat pada sepatu itu. Ia kemudian menyimpan guntingan iklan yang memuat alamat penjualnya, lalu berusaha menabung agar bisa membeli sepatu idaman tersebut. Namun, uang tabungan tampaknya tidak pernah mencukupi karena selalu terambil untuk keperluan rumah tangga atau untuk membantu kerabat dan handai taulan yang datang untuk meminta pertolongan. Hingga akhir hayatnya, sepatu Bally idaman Bung Hatta tidak pernah terbeli karena tabungannya tak pernah mencukupi.

Yang sangat mengharukan dari cerita ini, guntingan iklan sepatu Bally itu hingga Bung Hatta wafat masih tersimpan dan menjadi saksi keinginan sederhana dari seorang Hatta. Pada hal, jika ingin memanfaatkan posisinya waktu itu, sangatlah mudah bagi beliau untuk memperoleh sepatu Bally. Misalnya, dengan meminta tolong para duta besar atau pengusaha yang menjadi kenalan Bung Hatta.

Namun, di sinilah letak keistimewaan Bung Hatta. Ia tidak mau meminta sesuatu untuk kepentingan sendiri dari orang lain. Bung Hatta memilih jalan sukar dan lama, yang ternyata gagal karena ia lebih mendahulukan orang lain daripada kepentingannya sendiri. Pendeknya, itulah keteladanan Bung Hatta, apalagi di tengah carut-marut zaman ini.

Bung Hatta meninggalkan teladan besar, yaitu sikap mendahulukan orang lain, sikap menahan diri dari meminta hibah, bersahaja, dan membatasi konsumsi pada kemampuan yang ada. Kalau belum mampu, harus berdisiplin dengan tidak berutang atau bergantung pada orang lain.
Seandainya bangsa Indonesia dapat meneladani karakter mulia proklamator kemerdekaan ini, seandainya para pemimpin tidak maling, tidak mungkin bangsa dengan sumber alam yang melimpah ini menjadi bangsa terbelakang, melarat, dan nista karena tradisi berutang dan meminta sedekah dari orang asing.

Pendapat Meutia Hatta (Salah satu anak Bung Hatta)
Kesederhanaan keluarga Bung Hatta serta sangat kokohnya mantan wakil presiden itu berpegang pada prinsip mungkin dapat disimak dari penuturan Meutia mengenai kisah sebuah mesin jahit. Sewaktu ayahnya masih menjadi orang nomor dua di republik ini, ternyata untuk membeli sebuah mesin jahit pun tidak bisa dilakukan begitu saja. Menurut antropolog dari Universitas Indonesia tersebut, ibunya -Rahmi Hatta- harus menabung sedikit demi sedikit dengan cara menyisihkan sebagian dari penghasilan yang diberikan Bung Hatta.
Namun rencana membeli terpaksa ditunda, karena tiba-tiba saja pemerintah waktu itu mengeluarkan kebijakan sanering (pemotongan nilai uang) dari Rp 100 menjadi Rp 1. Akibatnya, nilai tabungan yang sudah dikumpulkan Rahmi menurun dan makin tidak cukup untuk membeli mesin jahit. "Karena ikut terkena dampak adanya keputusan sanering tersebut, Ibu kemudian bertanya pada Ayah kok tidak segera memberi tahu akan ada sanering. Dengan kalem Ayah menjawab, itu rahasia negara jadi tidak boleh diberitahukan, sekalipun kepada keluarga sendiri" kata istri ekonom Prof Dr Sri-Edi Swasono itu.

Pendapat Ny. Rahmi Hatta (Istri Bung Hatta)
Di tahun 1950-an, ketika Bung Hatta masih menjabat sebagai wakil presiden Republik Indonesia, keteguhan prinsipnya kembali tercermin dalam kehidupan keluarga. Pada saat sekarang, mungkin saja peristiwa yang saya alami itu dapat direnungkan kembali.
Pada suatu waktu, uang Republik Indonesia (ORI) mengalami pemotongan. Seperti halnya para ibu rumah tangga lainnya, di masa itu saya sedang menabung karena saya berniat untuk membeli sebuah mesin jahit. Tentu dapat dibayangkan betapa kecewanya hati saya saat itu. Ketika Bung Hatta pulang dari kantor, saya mengeluh, "Aduh, Ayah ?! Mengapa tidak bilang terlebih dahulu, bahwa akan diadakan pemotongan uang ? Yaaa, uang tabungan kita tidak ada gunanya lagi! Untuk membeli mesin jahit sudah tidak bisa lagi, tidak ada harganya lagi.?"
Keluhan wanita mungkin mempunyai alasan tersendiri. Tetapi seorang pejabat negara seperti Bung Hatta menjawab, "Yuke, seandainya Kak Hatta mengatakan terlebih dahulu kepadamu, nanti pasti hal itu akan disampaikan kepada ibumu. Lalu kalian berdua akan mempersiapkan diri, dan mungkin akan memberi tahu kawan-kawan dekat lainnya. Itu tidak baik!"
Kepentingan negara tidak ada sangkut-pautnya dengan usaha memupuk kepentingan keluarga. Rahasia negara adalah tetap rahasia. Sunggguhpun saya bisa percaya kepadamu, tetapi rahasia ini tidak patut dibocorkan kepada siapapun. Biarlah kita rugi sedikit, demi kepentingan seluruh negara. Kita coba menabung lagi, ya?"
Akhirnya sebagai seorang istri saya sepenuhnya dapat memahami prinsip suami saya itu. Berkat pengalaman hidup bersama bertahun-tahun, keyakinan saya terhadap prinsip Bung Hatta makin besar pula. Prinsip itu juga yang menyadarkan saya, agar saya tidak perlu menghalangi sikapnya ketika Bung Hatta berniat untuk meletakkan jabatannya sebagai wakil Presiden Republik Indonesia.

(diposting oleh Pak Mirzon untuk Milis Blok S)

Minggu, 17 Juli 2011

PMI KABUPATEN BEKASI AKHIRI MOU


Teman-teman Pendonor setia,

Dengan sangat menyesal diberitahukan bahwa Kegiatan Donor Darah di Blok S berakhir sudah.

Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, kemungkinan besar PMI Kabupaten Bekasi akan menghentikan kerjasama dengan Pengurus RW011 karena jumlah pendonor selama beberapa waktu terakhir tidak pernah mencapai target 75 orang.


Pada tanggal 5 Juli 2011, dr. Ulfa dari PMI Kabupaten Bekasi menelpon dan menyampaikan bahwa PMI menghentikan kerjasama/MoU dengan RW011 dengan pertimbangan tersebut di atas.

Sampai dengan saat ini, Ketua RW011 masih menantikan surat resmi dari PMI Kabupaten Bekasi.

Mungkin kita bisa memahami pertimbangan PMI tersebut, antara lain :
1. Dengan hanya ada 2 mobil donor darah keliling dan hari Sabtu/Minggu menjadi hari yang paling banyak diminati untuk donor darah, maka PMI berusaha memaksimalkan penggunaan mobil donor darah keliling tersebut untuk mendapatkan pendonor yang sebanyak-banyaknya.
2. Terkait biaya operasional (kendaraan, peralatan, lembur pegawai) yang mungkin tidak sesuai dengan jumlah pendonor di Blok S.

Akhirul kalam, kegiatan donor darah tanggal 24 Juli 2011 dan seterusnya DITIADAKAN. Mungkin kita masih bisa mendonorkan darah langsung di kantor PMI atau Metropolitan Mall lantai 3.

Terima kasih untuk teman-teman yang telah menjadi pendonor setia selama ini.
Untuk Pak Jusuf Kalla, mohon maaf tidak bisa mensupport program PMI lebih jauh lagi.

Kamis, 14 Juli 2011

TALK SHOW "SAFETY DRIVING"


Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di sekitar tempat kita tinggal, telah memunculkan keprihatinan terhadap keselamatan keluarga kita.
Etika berlalu lintas dan kondisi jalan yang kurang memadai, menjadi faktor penyebab yang cukup dominan menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami bermaksud mengundang Bapak, Ibu dan keluarga termasuk putra-putri, berkenan hadir pada :

Hari/tanggal : Sabtu, 16 Juli 2011
Pukul : 19:30 - 21:00 WIB
Tempat : Taman depan Blok S (belakang Pos Security Utama), Dukuh Zamrud, Kota Legenda
Agenda : Talk Show ‘Safety Driving’ dan Silaturahmi Warga (terbuka untuk umum, gratis)

Kami berharap, upaya ini menjadi bagian untuk menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas, bagi keluarga dan lingkungan yang kita cintai.

KONVERSI SHGB MENJADI SHM


BPN Kota Bekasi dan Kecamatan Mustika Jaya mengadakan Program Layanan Konversi SHGB menjadi SHM pada hari ini, 14 Juli 2011, pk. 10.00-12.00 WIB bertempat di Aula Kecamatan Mustika Jaya.








Persyaratannya adalah :
1. Mengisi Formulir
2. Membawa asli dan photocopy :
- KTP
- Kartu Keluarga
- SHGB
- IMB
- SPPT PBB tahun 2011
3. Membayar biaya pendaftaran (Rp. 70.000,00)

Info lebih lanjut dapat menghubungi Kantor Kecamatan Mustika Jaya di ph. 8253186.

Sayang waktunya cuma 1 (satu) hari, pemberitahuannya mendadak dan dilakukan pada hari kerja.
Semoga Bapak Camat Mustika Jaya dan Bapak Kepada Kantor Pertanahan Kota Bekasi berkenan mengadakan kegiatan serupa pada hari Sabru/Minggu. Pasti banyak peminatnya.

Berikut testimoni dari Yudibawa yang mengikuti program layanan ini :

Asswrwb,
Terobosan yang dilakukan oleh Kantah/BPN Kota Bekasi tentang Pelayanan Konversi Status HGB ke SHM menurut pengalaman saya yang mengurus pada hari itu sungguh sangat efektif.

Berikut pengalaman yang saya peroleh pada pelayanan itu:
Biayanya hampir mendekati gratis karena cukup membayar meterai + formulir Rp 20 rb dan biaya administrasi Rp 50 rb (Total Rp 70rb) saja hal ini tentunya sangat murah jika dibanding dengan mengurus langsung ke kantor BPN atau melalui jasa lain.
Proses Pelayanan cepat (One Day Services) dan langsung bisa ditunggu
Pelayanan yang ramah dan kooperatif (Disambut, difoto, disuguhi makanan, dll)

Menurut informasi yang saya peroleh dari petugas di lapangan kemungkinan pelayanan seperti ini akan dilakukan secara berulang dan keliling ke seluruh kecamatan di kota Bekasi.

Bagi Bapak-bapak yang berminat silakan memanfaatkan pelayanan tersebut jika ada kesempatan lagi. Saya perlu tambahkan bahwa pengurusan surat ini tidak boleh diwakilkan alias harus orang yang bersangkutan yang sesuai dengan nama yang tertera pada sertifikat.

Wasalamwrwb.

Minggu, 05 Juni 2011

TEST PING


Ping (singkatan dari Packet Internet Groper) adalah sebuah program
utilitas yang digunakan untuk memeriksa konektivitas jaringan berbasis
teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP).
Dengan menggunakan utilitas ini, dapat diuji apakah sebuah komputer
terhubung dengan komputer lainnya. Hal ini dilakukan dengan cara
mengirim sebuah paket kepada alamat IP yang hendak diujicoba
konektivitasnya dan menunggu respons darinya. Nama "ping" datang dari
sonar sebuah kapal selam yang sedang aktif, yang sering mengeluarkan
bunyi ping ketika menemukan sebuah objek.

Apabila utilitas ping menunjukkan hasil yang positif maka kedua
komputer tersebut saling terhubung di dalam sebuah jaringan. Hasil
statistik keadaan koneksi ditampilkan dibagian akhir. Kualitas koneksi
dapat dilihat dari besarnya waktu pergi-pulang (roundtrip) dan besarnya
jumlah paket yang hilang (packet loss). Semakin kecil kedua angka
tersebut, semakin bagus kualitas koneksinya. (id.wikipedia.org)

Pada contoh ini, seorang user di COMP A melakukan ping ke alamat IP
OOMP C. Mari kita cermati langkah demi langkah perjalanan datanya:

Sebagai contoh, ada 2 host yang berbeda network seperti gambar dibawah:

COMP B -------------------- LAB A ------------------------ COMP C

(192.168.1.1)

(192.168.1.2) (192.168.1.3)

1. Internet Control Message Protocol (ICMP) menciptakan sebuah payload
(data) pemintaan echo (di mana isinya hanya abjad di field data).
2. ICMP menyerahkan payload tersebut ke Internet Protocol (IP), yang
lalu menciptakansebuah paket. Paling sedikit, paket ini berisi sebuah
alamat asal IP, sebuah alamat tujuan IP, dan sebuah field protocol
dengan nilai 01h (ingat bahwa Cisco suka menggunakan 0x di depan
karakter heksadesimal , jadi di router mungkin terlihat seperti 0x01).
Semua itu memberitahukan kepada host penerima tentang kepada siapa host
penerima harus menyerahkan payload ketika network tujuan telah dicapai
– pada contoh ini host menyerahkan payload kepada protocol ICMP.
3. Setelah paket dibuat, IP akan menentukan apakah alamat IP tujuan ada di
network local atau network remote.
4. Karena IP menentukan bahwa ini adalah permintaan untuk network
remote, maka paket perlu dikirimkan ke default gateway agar paket dapat
di route ke network remote. Registry di Windows dibaca untuk mencari
default gateway yang telah di konfigurasi.
5. Default gateway dari host 192.168.1.2 (COMP B) dikonfigurasi ke
192.168.1.3. Untuk dapat mengirimkan paket ini ke default gateway,
harus diketahui dulu alamat hardware dari interface Ethernet 1 dari
router (yang dikonfigurasi dengan alamat IP 192.168.1.1 tersebut)
Mengapa demikian? Agar paket dapat diserahkan ke layer data link,lalu
dienkapsulasi menjadi frame, dan dikirimkan ke interface router yang
terhubung ke network 192.168.0.0. Host berkomunikasi hanya dengan
alamat hardware pada LAN local. Penting untuk memahami bahwa Host A,
agar dapat berkomunikasi dengan Host B, harus mengirimkan paket ke
alamat MAC (alamat hardware) dari default gateway di network local.
6. Setelah itu, cache ARP dicek untuk melihat apakah alamat IP dari
default gateway sudah pernah di resolved (diterjemahkan) ke sebuah
alamat hardware:
Jika sudah, paket akan diserahkan ke layer data link untuk dijadikan
frame (alamat hardaware dari host tujuan diserahkan bersama tersebut).
Jika alamat hardware tidak tersedia di cache ARP dari host, sebuah
broadcast ARP akan dikirimkan ke network local untuk mencari alamat
hardware dari 192.168.1.1. Router melakukan respon pada permintaan
tersebut dan menyerahkan alamat hardware dari Ethernet 1, dan COMP akan
menyimpan (cache) alamat ini. Router juga akan melakukan cache alamat
hardware dari COMP B di cache ARP nya.
7. Setelah paket dan alamat hardware tujuan diserahkan ke layer data
link, maka driver LAN akan digunakan untuk menyediakan akses media
melalui jenis LAN yang digunakan (pada contoh ini adalah Ethernet).
Sebuah frame dibuat, dienkapsulasi dengan informasi pengendali. Di
dalam frame ini alamat hardware dari host asal dan tujuan, dalam kasus
ini juga ditambah dengan field EtherType yang menggambarkan protocol
layer network apa yang menyerahkan paket tersebut ke layer data link-
dalam kasus ini, protocol itu adalah IP. Pada akhir dari frame itu
terdapat sebuah field bernama Frame Check Sequence (FCS) yang menjadi
tempat penyimpanan dari hasil perhitungan Cyclic Redundancy Check (CRC).
8. Setelah frame selesai dibuat, frame tersebut diserahkan ke layer
Physical untuk ditempatkan di media fisik ( pada contoh ini adalah
kabel twisted-pair )dalam bentuk bit-bit, yang dikirim saru per satu.
9. Semua alat di collision domain menerima bit-bit ini dan membuat
frame dari bit-bit ini. Mereka masing-masing melakukan CRC dan mengecek
jawaban di field FCS. Jika jawabannya tidak cocok, frame akan dibuang.

* Jika CRC cocok, maka alamat hardware tujuan akan di cek untuk melihat
apakah alamat tersebut cocok juga (pada contoh ini, dicek apakah cocok
dengan interface Ethernet 0 dari router).
* Jika alamat hardware cocok, maka field Ether-Type dicek untuk mencari protocol yang digunakan di layer Network.

1. Paket ditarik dari frame, dan apa yang tertinggal di frame akan
dibuang. Paket lalu diserahkan ke protocol yang tercatat di field
Ether-Type—pada contoh ini adalah IP.
2. IP menerima paket dan mengecek alamat tujuan IP. Karena alamat
tujuan dari paket tidak sesuai dengan semua alamat yang dikonfigurasi
di router penerima itu sendiri, maka router penerima akan melihat pada
alamat IP network tujuan di routing tablenya.
3. Routing table harus memiliki sebuah entri di network 192.168.10.0,
jika tidak paket akan dibuang dengan segera dan sebuah pesan ICMP akan
dikirimkan kembali ke alamat pengirim dengan sebuah pesan “destination
network unreachable” (network tujuan tidak tercapai)
4. Jika router menemukan sebuah entri untuk network tujuan di tabelnya,
paket akan dialihkan ke interface keluar (exit interface)—pada contoh,
interface keluar ini adalah interface Ethernet 1.
5. Router akan melakuakan pengalihan paket ke buffer Ethernet 1.
6. Buffer Ethernet 1 perlu mengetahui alamat hardware dari host tujuan dan
pertama kali ia akan mengecek cache ARP-nya.

* Jika alamat hardware dari Host B sudah ditemukan, paket dan alamat
hardware tersebut akan diserahkan ke layer data link untuk dibuat
menjadi frame.
* Jika alamat hardware tidak pernah diterjemahkan atau di resolved oleh
ARP (sehingga tidak dicatat di cache ARP), router akan mengirimkan
sebuah permintaan ARP keluar dari interface E1 untuk alamat hardware
192.168.1.3.

COMP C melakukan respon dengan alamat hardwarenya, dan paket beserta
alamat hardware tujuan akan dikirimkan ke layer data link untuk
dijadikan frame.

1. Layer data link membuat sebuah frame dengan alamat hardware tujuan
dan asal , field Ether-Type, dan field FCS di akhir dari frame. Frame
diserahkan ke layer Physical untuk dikirimkan keluar pada medium fisik
dalam bentuk bit yang dikirimkan satu per satu.
2. COMP C menerima frame dan segera melakuakan CRC. Jika hasil CRC
sesuai dengan apa yang ada di field FCS, maka alamat hardware tujuan
akan dicek. Jika alamat host juga cocok, field Ether-Type akan di cek
untuk menentukan protocol yang akan diserahi paket tersebut di layer
Network—Pada contoh ini, protocol tersebut adalah IP.

pengertian PING sering kan make ping?
Ping (singkatan dari Packet Internet Groper) adalah sebuah program
utilitas yang digunakan untuk memeriksa konektivitas jaringan berbasis
teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP).
pengertian ping sendiri bisa di baca di ping wiki
Fungsi dari Ping adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara komputer yang satu dengan yang lainnya dengan cara mengirimkan sejumlah packet data
Ping mengirimkan IP datagram ke
suatu host dan mengukur waktu round trip dan menerima respon.
Ping menggunakan pesan ICMP echo dan echo reply.

Pinging 192.168.1.1 with 32 bytes of data

Reply from 192.168.1.1: bytes=32time<1ms -l="-l" -t="-t" 128="128" 192.168.1.1.="192.168.1.1." 192.168.1.1:="192.168.1.1:" 1="1" 32="32" 32bytes="32bytes" 3="3" 500="500" ada="ada" adalah="adalah" adanya="adanya" address="address" akan="akan" angka="angka" apa="apa" approximate="approximate" artinya="artinya" atau="atau" average="0ms" bagus="bagus" bandingkan="bandingkan" batasi="batasi" bekerja="bekerja" berbeda="berbeda" besarnya="besarnya" bisa="bisa" br="br" buffer="buffer" bytes="32" circular="circular" coba="coba" dalam="dalam" dan="dan" dapat="dapat" dari="dari" data="data" default="default" delay="delay" dengan="dengan" dgn="dgn" di="di" dibutuhkan="dibutuhkan" didiscard="didiscard" didrop="didrop" digunakan="digunakan" dikirim="dikirim" dikurangi="dikurangi" dilihat="dilihat" disebut="disebut" diterima="diterima" expired="expired" for="for" from="from" fungsi="fungsi" hasil="hasil" hilang="hilang" icmp="icmp" in="in" ip="ip" itu="itu" jaringan="jaringan" jika="jika" juga="juga" jumlah="jumlah" kali="kali" ke="ke" kecil="kecil" kedua="kedua" kenapa="kenapa" ketik="ketik" ketika="ketika" kita="kita" koneksi="koneksi" koneksinya.="koneksinya." kualitas="kualitas" latency="latency" lewat="lewat" live="angka" localhost="localhost" loss="loss" lost="0" maka="maka" maximum="maximum" melalui="melalui" melihat="melihat" mencapai="mencapai" mencegah="mencegah" mengetahui="mengetahui" mengirim="mengirim" menunjukkan:="menunjukkan:" mereply="mereply" merubah="merubah" milli-seconds:="milli-seconds:" minimum="0ms," ms="ms" nilai="nilai" nol="nol" nya="nya" packet="packet" packets:="packets:" pada="pada" paket="paket" pc="pc" perbedaan="perbedaan" pergi-pulang="pergi-pulang" perintah="perintah" ping="ping" received="3," registry="registry" reply="reply" round="round" roundtrip="roundtrip" routing="routing" run="run" satu.="satu." sebuah="sebuah" secara="secara" sehingga="sehingga" semakin="semakin" sendiri="sendiri" sent="3," setiap="setiap" statistics="statistics" suatu="suatu" tanpa="tanpa" tersebut="tersebut" tidaknya="tidaknya" time="time" times="times" to="to" transit="transit" trip="trip" ttl="ttl" ukuran="ukuran" untuk="untuk" waktu="waktu" windows="windows" yahoo.com="yahoo.com" yang="yang" yg="yg">
Ketik : ping 192.168.1.2 -t
(sumber : http://lobo010.blogspot.com/2010/10/pengertian-ping.html)